Showing posts with label militer. Show all posts
Showing posts with label militer. Show all posts

Wednesday, 12 March 2014

Kedua Penumpang Pesawat Malaysia Airlines yang Menggunakan Paspor Palsu Teridentifikasi

Pouria Nour Mohammad Mehran Mehdad (19) memegang paspor curian milik Christian Kozel dan rekannya Delavar Seyed Mohammad Madreza (29) dipastikan sebagai pemegang paspor curian milik Luigi Maraldi.

Suspect 1. Pouria Nour Mohammad Mehran Mehdad (19) pemegang paspor Christian Kozel, warga negara Austria

28 Februari 2014, Pukul 20.28 
Pouria Nour Mohammad Mehran Mehdad tiba di KLIA, Malaysia. Pemuda asal Iran itu menggunakan paspor bernomor P 2979523. Saat tiba di KLIA, Pouria mendatakan diri di konter K42 untuk keperluan imigrasi.

Petugas Imigrasi memproses pendataan Pouria berdasarkan SOP imigrasi Malaysia menggunakan biometrik sidik jari dan menyesuaikan gambar wajah dengan foto di paspor. Petugas Imigrasi mengeluarkan Social Visit untuk Pouria hingga 90 hari (28 Mei 2014)

Pouria Nour Mohammad Mehran Mehdad tiba di KLIA, Malaysia. Pemuda asal Iran itu menggunakan paspor bernomor P 2979523. Saat tiba di KLIA, Pouria mendatakan diri di konter K42 untuk keperluan imigrasi.

Petugas Imigrasi memproses pendataan Pouria berdasarkan SOP imigrasi Malaysia menggunakan biometrik sidik jari dan menyesuaikan gambar wajah dengan foto di paspor.
Petugas Imigrasi mengeluarkan Social Visit untuk Pouria hingga 90 hari (28 Mei 2014)

7 Maret 2014
Pouria mendatakan dirinya di konter K30 pada pukul 22.07 untuk penjelasan keimigrasian sebelum penerbangan. Dia kemudian mengeluarkan paspor ‘Austria’ bersama dengan tiket penerbangan MAS MH370. Setelah diverifikasi, Pouria diizinkan melanjutkan perjalanan.

Suspect 2. Delavar Seyed Mohammad Madreza (29) pemegang paspor Luigi Maraldi, warga negara Italia

28 Februari 2014
Delavar tiba di KLIA pukul 20.31 WIB, dan mendatakan diri untuk Imigrasi di Konter K49. Dia memegang paspor Italia dengan nomor YA 3189197 dan mengaku baru tiba dari Phuket menggunakan pesawat Qatar Airlines QR 849.

Petugas imigrasi lalu memproses pria tersebut sesuai SOP Imigrasi Malaysia, yaitu menggunakan biometrik untuk sidik jari dan menyesuaikan wajah dengan foto dalam paspor. Petugas Imigrasi juga memberikan Social Visit Pass yang berlaku hingga 90 hari (28 Mei 2014).
  
7 Maret 2014
Delavar mendatakan diri di konter K31 pada pukul 22.43 untuk keberangkatan. Dia mengeluarkan paspor ‘Italia’nya bersama dengan tiket penerbangan MH 370. Setelah diverifikasi, Delavar diizinkan petugas melanjutkan perjalanan.

sumber : http://indocropcircles.wordpress.com/2014/03/09/misteri-hilangnya-pesawat-malaysia-airlines-jurusan-kuala-lumpur-beijing/

Tuesday, 11 March 2014

Teori Mengenai Hilangnya Pesawat Malaysia Airline Karena di Bom, Ini Alasannya

Teori ini timbul ke permukaan karena di dalam penerbangan itu ternyata terdapat karyawan Freescale Semiconductor yaitu sebuah perusahaan yang memproduksi dan merancang perangkat keras tempelan (embedded hardware), dengan 17 miliar cip semikonduktor yang digunakan di seluruh dunia. Perusahaan ini termasuk perusahaan semikondutor pertama di dunia sejak tahun 1948.


“Para karyawan yang berada di penerbangan Malaysia Airlines – yang mungkin telah jatuh – didalamnya terdapat beberapa karyawan yang telah melakukan pekerjaan ‘super-canggih’ sebagai pembuat chip di AS”, kata juru bicara perusahaan yang mengatakannya pada hari Minggu (9/3/2014).

 
“Ada 20 karyawan Freescale diantara 239 orang di penerbangan MH370, yang sebagian besar adalah para insinyur dan para ahli lainnya yang bekerja untuk membuat fasilitas ‘chip canggih’ yang dapat bekerja lebih efisien di perusahaan Tianjin, China dan Kuala Lumpur”, kata Mitch Haws, Vice President, Global Communications and Investor Relations dari Freescale Semiconductor, Inc.

“Mereka itu adalah orang dengan banyak pengalaman dari latar belakang teknis dan mereka adalah orang-orang yang sangat penting,” kata Haws. “Ini jelas merupakan suatu kerugian bagi perusahaan.”

Karyawan yang berada di pesawat, dari 12 orang 8 diantaranya dari China yang berasal dari berbagai disiplin ilmu dan mereka adalah bagian dari misi besar yang diprakarsai oleh Chief Executive Officer, Gregg Lowe, untuk membuat Freescale lebih efisien dan biaya yang efektif, kata Haws.
Untuk masa kini, insinyur yang sangat berkualitas sulit didapat bagi produsen chip dan perusahaan teknologi lainnya, dan kini perusahaan kehilangan mereka dan akan membawa dampak besar pada bisnis , terlepas dari senioritas mereka.

Perusahaan Freescale Semiconductor, Inc. berfokus pada pasar otomotif, konsumen, industri, dan jaringan dengan portofolio produknya yang mencakup mikroprosesor, mikrokontroler, prosesor sinyal digital, kontroler sinyal digital, sensor, IC daya RF dan IC pengatur daya.

Perusahaan ini juga memiliki berbagai macam portofolio paten yang terdiri dari 6.100 keluarga paten. Selain itu, perusahaan ini menawarkan peralatan perangkat lunak dan pengembangan agar dapat melengkapi dan mendukung pengembangan produk.

Perusahaan ini berkantor pusat di Austin, Texas dan memiliki operasi perancangan, penelitian dan pengembangan, pembuatan dan pemasaran di lebih dari 20 negara. Freescale termasuk dalam Worldwide Top 20 Semiconductor Sales Leaders.

sumber : http://indocropcircles.wordpress.com/2014/03/09/misteri-hilangnya-pesawat-malaysia-airlines-jurusan-kuala-lumpur-beijing/

Saturday, 8 March 2014

Ini Dia Bocah 13 Tahun Pencipta Reaktor Nuklir

Seorang kepala sekolah Priory Academy di Lancashire bertanya kepada salah satu muridnya yang berbeda, "Apa ini akan meledakkan sekolah kita?". Dan sang murid menjawab, "Jangan khawatir, Pak. Ini hanya reaktor nuklir."

Jamie Edwards, seorang bocah berusia 13 tahun yang bersekolah di Priory Academy, membuat percobaan kimia di laboratorium sekolah; sebuah reaktor nuklir. Ia berhasil menciptakan reaksi fusi yang merupakan proses di inti matahari ke dalam ruangan laboratorium sekolah.



Edwards menjadi manusia termuda yang bisa menciptakan helium melalui reaksi fusi nuklir. Yang dapat menghantam dua atom hidrogen secara bersamaan. "Ini aman," ucapnya santai pada kepala sekolahnya.

"Saya sedikit terkejut, dan saya akui saya merasa gugup ketika Jamie mempraktekkan ini, dan ia meyakinkan pada saya bahwa ini aman," kata sang kepala sekolah Jim Hourigan, seperti dikutip DailyMail, Jumat (7/3/2014).

Penelitian yang berhasil menciptakan reaktor nuklir ini menelan dana sumbangan hingga 3 ribu poundsterling. Sejumlah ilmuwan lain di seluruh dunia melakukan apa yang diciptakan oleh Edwards, namun dalam skala yang lebih besar, untuk menciptakan energi besar sebagai sumber daya.

Awalnya, Edwards merasa tergugah rasa ingin tahunya dan tertantang oleh karena seorang bocah berusia 14 tahun yang menciptakan reaktor nuklir. Dia adalah Taylor Wilson, remaja yang hanya beda selisih satu tahun dengan Edwards di Nevada yang menciptakan reaktor nuklir.

Edwards berhasil memecahkan rekor baru, sebagai bocah termuda pembuat reaktor nuklir dalam usia 13 tahun. Reaktor nuklir ini berhasil ia selesaikan seminggu sebelum ulang tahunnya yang ke-14.

Mulanya Edwards mendatangi laboratorium perusahaan nuklir untuk meminta bantuan melakukan penelitian. Tapi orang-orang dewasa itu mengira Edwards hanya bergurau.

Begitu pula nasib yang ia terima ketika mendatangi departemen pendidikan. Hingga akhirnya ia mendapat dana dari kepala sekolah dan mengerjakan penelitiannya dengan diawasi para ahli.

"Ini adalah sebuah pencapaian, dan ini benar-benar nyata. Saya tak percaya, bahkan teman-teman saya mengira saya gila," kisahnya. Pada 5 Maret 2014 kemarin, Edwards mendemonstrasikan hasil karyanya kepada para ahli. Ia menciptakan reaksi fusi dan berhasil menciptakan bintang dalam sebuah toples kaca


sumber : http://techno.okezone.com/read/2014/03/06/56/951117/kisah-bocah-13-tahun-pencipta-reaktor-nuklir

Friday, 3 January 2014

Ariel Sharon stroke mulai 4 Januari 2006 hingga koma dan tidak pernah sadarkan diri sampai saat ini.

Mantan perdana menteri Zionis Yahudi Ariel Sharon yang sedang terbaring koma, kondisinya semakin bertambah buruk, kata pihak rumah sakit yang merawatnya.
 
“Mayat hidup” Ariel Sharon yang dirawat di Rumah Sakit Tel Hasomer di Tel Aviv, pada hari Rabu (1/1/2014) mengalami “masalah ginjal serius” setelah menjalani operasi, kata berbagai laporan dikutip Associated Press.
Seorang jurubicara rumah sakit mengatakan, memburuknya kondisi Sharon terjadi sejak beberapa hari terakhir.

Ariel Sharon mengalami stroke pada 4 Januari 2006, sehingga koma dan tidak pernah sadarkan diri sampai saat ini.
Sejak menjadi mayat hidup, Sharon mendapatkan beraneka macam perawatan dan operasi medis dan diberi makanan cair lewat selang ke dalam tubuhnya.
Bulan September 2013, Sharon menjalani operasi di bagian perut, untuk memperbaiki masalah sistem infusnya.

Operasi yang berjalan selama satu jam itu direncanakan beberapa bulan sebelumnya.
Para dokter spesialis Israel dan Amerika Serikat Januari 2013 mengatakan bahwa Sharon menunjukkan “aktivitas otak yang signifikan” lewat pemindai MRI. Otaknya merespon gambar foto keluarga yang ditunjukkan kepada dirinya tujuh tahun setelah stroke.

“Para ilmuwan menunjukkan kepada Sharon foto-foto keluarganya, memperdengarkan kepadanya suara putranya dan menggunakan rangsangan berupa rabaan untuk melihat bagaimana otaknya merespon rangsangan-rangsangan itu,” kata Universitas Ben Gurion dalam pernyataannya ketika itu.
Para ilmuwan mengaku sangat terkejut, sebab mereka berhasil merekam aktivitas signifikan dari otak Ariel Sharon selama 2 jam menjalani tes MRI itu, yang menunjukkan bahwa otaknya masinh dapat memproses rangsangan dari luar

sumber : http://www.hidayatullah.com/read/2014/01/02/14161/usai-operasi-kondisi-mayat-hidup-ariel-sharon-semakin-memburuk.html

Thursday, 20 June 2013

Secuil Video Dukungan Terhadap Kopassus dan tuntutan pembubaran Komnas HAM terkait kasus cebongan




Suasana dipersidangan perdana peristiwa penumpasan preman oleh kopassus di lapas cebongan sleman, Yogyakarta.

sumber : facebook

Wednesday, 19 June 2013

Wanita Berjilbab Ini Adalah Seorang Pilot Pesawat Tempur


Farooq, yang lahir dari kota bersejarah Bahawalpur, di provinsi Punjab, merupakan salah satu dari 19 perempuan yang telah menjadi pilot di Angkatan Udara Pakistan dalam satu dekade terakhir.
 
Seraya menenteng helm tempurnya, Farooq tersenyum kepada wartawan, ketika ditanya bagaimana rasanya menjadi perempuan pertama yang menjadi pilot pesawat tempur Angkatan Bersenjata Republik Islam Pakistan.


Terdapat lima orang wanita yang menjadi pilot pesawat tempur lainnya di Pakistan, namun mereka belum mengambil tes akhir untuk memenuhi syarat mengikuti pertempuran.

"Saya tidak merasa berbeda. Baik saya dan lainnya melakukan kegiatan yang sama, bom presisi yang sama," ujar wanita berusia 26 tahun itu, di pangkalan Mushaf di utara Pakistan, seperti diberitakan oleh Huffingtonpost.com, Jumat (14/6/2013).


Menjadi wanita yang ingin meniti karir menjadi prajurit, membuat Farook harus menapaki jalan berbatu. Selisih paham terjadi antara ia dan ibunya yang sudah menjanda, ketika ia menyatakan akan bergabung dengan Angkatan Udara Pakista, tujuh tahun yang lalu.

"Dalam masyarakat kita sebagian besar perempuan, tidak pernah berpikir melakukan hal seperti menerbangkan pesawat terbang," katanya.


Menurut seorang pejabat Angkatan Udara Pakistan, menjadi seorang pilot perempuan di kesatuan bukanlah hal mudah. Persoalan yang kerap menjadi ganjalan bagi para pilot perempuan mendapatkan izin tempur adalah, faktor dominasi pria, dan persetujuan pihak keluarga.

sumber : http://www.atjehcyber.net/2013/06/foto-foto-wanita-berjilbab-jadi-pilot.html
 

Wednesday, 29 May 2013

Keunggulan Pesawat Angkut CN-295 Buatan PT Dirgantara Indonesia dengan Airbus Military Spanyol


Pesawat militer CN-259 hasil kerjasama PT Dirgantara Indonesia dengan Airbus Military Spanyol yang baru saja didatangkan dari Bandung ke Lanud Halim Perdanakusuma mempunyai berbagai keunggulan dibanding pesawat sejenis lainnya.
 
"CN295 ini pesawat angkut sedang taktis yang dinilai cocok dengan tugas TNI seperti melakukan angkutan personel dan logistik, penerjunan pasukan, evakuasi medis udara, patroli udara terbatas serta penugasan militer lainnya," ujar Direktur Aerostruktur PT DI, Andi Alisjahbana, di Lanud Halim Perdanakusuma, Kamis, (4/10/2012).


Andi menjelaskan bahwa pesawat angkut tersebut mampu melaksakanakn lepas landas dan melakukan pendaratan pada landasan yang pendek.

"Pesawat ini menggunakan 2 mesin Turboprop Pratt and Whitney buatan Kanada sehingga mampu melakukan pedaratan pada landasan yang sempit yang ukurannya 670 meter/2.200 ft dengan berat tertentu," jelasnya.


Sebagai pesawat angkut, CN295 juga mampu membawa beban yang beratnya mencapai 9 ton kargo atau kurang lebih 71 personel dengan kecepatan jelajah maksimum mencapai 260 knot atau 480 km per jam serta mampu terbang dan dikendalikan dengan aman dan baik pada kecepatan rendah sampai dengan 110 knot atau 203 km perjam.


Lebih lanjut, Andi menuturkan, berdasarkan penandatanganan kontrak antara PT DI dengan Kementerian pertahanan, sebanyak sembilan pesawat angkut tersebut akan diserahkan kepada Kementerian Pertahanan secara bertahap.
Tiga pesawat akan diserahkan sampai akhir tahun ini, kemudian tiga pesawat lagi pada tahun 2013, sisanya tahun 2014.

sumber : http://www.tribunnews.com/2012/10/04/ini-keunggulan-pesawat-angkut-cn-295-buatan-pt-di; http://www.kaskus.co.id/thread/51a47ff77c1243c131000000

Friday, 5 October 2012

Iran Produksi Helikopter Tanpa Awak

Para peneliti Iran memproduksi helikopter pengangkut tanpa awak. Seluruh perangkat helikopter ini dirancang dan diproduksi oleh para pakar dalam negeri.


Dalam wawancaranya dengan IRNA, Hamid Sarvari salah seorang peneliti mengatakan, helikopter ini memiliki spesialisasi khusus selain tanpa awak, ia juga smart, anti-hujan dan memiliki kecepatan operasi yang tinggi, demikian laporan IRNA (3/10).
 
Salah satu kelemahan yang dimiliki helikopter dibandingkan dengan pesawat adalah kecepatanya yang rendah. Karenanya, para perancang helikopter harus berpikir untuk menambah kecepatannya, sambungnya.
 
Helikopter produksi Iran ini selain memiliki kecepatan tinggi, ia juga anti-hujan karena memiliki karbon yang terbungkus di seluruh badannya, artinya sekalipun dalam kondisi hujan ia masih bisa terbang.
 
Sarvari menambahkan, helikopter ini lebih banyak digunakan untuk kepentingan militer, dengan kecepatannya yang tinggi ia bisa mengangkut peralatan militer. Lebih dari itu, helikopter ini juga memiliki sistem pengolahan gambar pada saat ia mengambil gambar atau film. Ia juga bisa digunakan untuk melakukan pengawasan di perbatasan, kejadian-kejadian yang tidak terduga seperti kebakaran dan gempa bumi, serta aplikasi lainnya.
 
Seluruh perangkat mekanis helikopter ini seperti sistem transmisi, MPG, poros-poros dan perangkat lainnya adalah hasil rancangan dan produksi dalam negeri. 

sumber : irib

Monday, 1 October 2012

Militer Iran Perkenalkan Senjata khusus sniper Shaher dan kendaraan taktis Neinava

Senjata khusus sniper Shaher dan kendaraan taktis Neinava adalah dua produk terbaru Pusat Peneltian dan Jihad Berdikari Angkatan Darat Republik Islam Iran yang baru-baru ini ditampilkan di depan publik. Diberitakan bahwa dua produk ini memiliki kemampuan yang luar biasa.


Senapan khusus sniper kaliber 14,5 milimeter Shaher memiliki daya jangkau efektif 3.000 meter dan daya jangkau maksimum 4.000 meter. Senapan ini memiliki berat setara dengan 22 kg dan panjang 185 cm, demikian dilaporkan ISNA (29/9).
 
Shaher dapat menembak dan menghancurkan bunker-bunker beton, kendaraan lapis baja, helikopter dan titik-titik pusat berkumpulnya musuh. Senapan ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan taktis AD Iran dan sepenuhnya produksi dalam negeri. Senjata ini juga mampu meningkatkan kemampuan tempur dan keakuratan tembak pasukan secara signifikan.      
 
Kendaraan taktis 4x4 Nainawa juga rancangan dan produksi dalam negeri Iran yang seluruh suku cadangnya merupakan produksi lokal. Kendaraan ini memiliki berat kira-kira 8.500 kg, panjang 7 meter, lebar 2,5 meter dan tinggi 2,8 meter , selain itu ia memiliki kekuatan mesin 240 tenaga kuda.
 
Kendaraan taktis ini mampu mengangkut beban lima ton di jalan, dan 2,5 ton di tanah yang bergelombang dan berbatu

sumber : irib

Thursday, 27 September 2012

Militer Iran Pamerkan Pesawat Tanpa Awak Baru dan Sistem Khusus Pencegat Pesawat AS

Pasukan Garda Revolusi Islam Iran (Pasdaran) memamerkan pesawat tanpa awak produksi dalam negeri terbarunya yang mampu terbang nonstop selama 24 jam.


Pesawat tanpa awak itu bernama Shahed 129, dan dapat melaksanakan operasi tempur dan pengintaian dalam misi penerbangan selama 24 jam.
 
Pesawat tanpa awak produksi dalam negeri ini juga dapat menembak target dari jarak 1,700 hingga 2,000 kilometer.
 
Selain itu, Shahed 129 dapat dilengkapi dengan berbagai sistem elektronik dan komunikasi termasuk kamera yang dapat merekam dan mengirim gambar-gambar secara langsung.
 
Para pejabat militer Iran menyatakan bahwa Shahed 129 dapat meningkatkan kemampuan pengawasan Iran di kawasan perbatasan Teluk Persia dan Laut Oman.
 
Pada hari yang sama, pasukan Pasdaran juga berhasil mengujicoba sistem rudal anti-udara produksi dalam negeri.
 
Sistem anti-udara Raad itu dilengkapi dengan rudal jarak menegah Taer 2 yang dapat mencegat target di radius 50 kilometer pada ketinggian hingga 75,000 kaki.
 
Menurut para pejabat Pasdaran, sistem anti-udara ini didesain khusus untuk menghadapi jet-jet modern Amerika Serikat.
 
Dalam beberapa tahun terakhir, Iran meraih berbagai terobosan baru di sektor militer bahkan telah mencapai tingkat swasembada dalam produksi perangkat lunak dan keras militer. Sanksi dan boikot yang dipimpin Amerika Serikat ikut mendorong Iran mencapai keberhasilannya dalam memperkuat kemampuan pertahannya
 
sumber : irib

Sunday, 26 August 2012

Rusia Enggan Berikan S-300, Militer iran produksi Bavar 373 yang memiliki kemampuan lebih kuat dan lebih maju

Deputi urusan Industri dan Riset Kementerian Pertahanan  Republik Islam Iran Mohammad Eslami seraya menyinggung sikap Rusia yang tidak memberikan sistem pertahanan udara S-300 yang telah dibeli Tehran, mengatakan, langkah Moskow tersebut ilegal.

 
"Sikap Rusia yang tidak bersedia memberikan sistem pertahanan udara S-300 kepada kami adalah tindakan ilegal," kata Eslami sebagaimana dilansir Fars News, Sabtu (25/8).
 
"Hal itu terjadi atas instruksi Amerika Serikat," imbuhnya.
 
Meski demikian, kata Eslami, kami sejak awal menyatakan siap untuk membuatnya.
 
Lebih lanjut, Eslami menandaskan, sistem-sistem pertahanan baru jarak jauh yang telah diaktifkan akan segera diserahkan kepada angkatan bersenjata pada tahun depan dan sistem-sistem tersebut dapat menggantikan berbagai tugas S-300.
 
Setelah Rusia tidak bersedia memberikansistem pertahanan udara canggih  S-300, Iran memutuskan untuk mengembangkan sistem pertahanan udara buatan dalam negari. Awal tahun ini, Tehran mengumumkan bahwa pihaknya telah menyelesaikan tahap perencanaan dan studi untuk pembuatan sistem itu.
 
Terkait S-300 yang berguna untuk menghadapi ancaman serangan udara, pejabat Iran menandaskan, menurut rencana sistem tersebut akan ditempatkan di wilayah negara ini dan hal itu tengah diupayakan.
 
Eslami mengatakan, sistem pertahanan udara barujarak jauhakan memberikan pertahanan udara penuh bagi negara ini.
 
Menurut Eslami, pengembangan S-300 versi Iran sedang berlangsung dan telah mengalami kemajuan.
 
 "Kami berharap sistem tersebut akan segera dioperasikan lebih cepat dari perkiraan," ujarnya.

Pada bulan November 2011, Komandan Pertahanan Pangkalan Udara Khatam ol-Anbia Brigjen Farzad Esmayeeli kepada wartawan mengatakan, fase perancangan S-300 versi Iran telah berakhir dan sistem akan segera diserahkan ke jaringan pertahanan udara.


Sistem tersebut dijuluki sebagai Bavar 373 yang memiliki kemampuan lebih kuat dan lebih maju dari S-300 milik Rusia.


"Dengan sistem yang kuat di tangan kami, kami tidak akan berpikir S-300 lagi," ujar Esmayeeli.


"Sistem Bavar 373 merupakan prestasi penting dan benar-benar buatan dalam negeriyang dapat menjadi saingan kuat bagi S-300," tegasnya.


Berdasarkan kontrak yang ditandatangani pada tahun 2007, Rusia harus memberikan sedikitnya lima S-300. Namun, Moskow terus menundanya dengan dalih termasuk dalam resolusi anti-Iran putaran keempat Dewan Keamanan PBB.


Kemudian Presiden Dmitry Medvedev menandatangani sebuah dekrit yang melarang penjualan senjata Rusia, termasuk S-300, kepada Iran pada tahun 2010 setelah PBB memberlakukan sanksi terhadap Tehran.


Iran kemudian menggugat Rusia atas pelanggaran kontrak tersebut 

sumber : irib

Tuesday, 17 July 2012

Angkatan Laut Amerika Serikat Sulit Deteksi Kapal Selam Mini Militer Iran

Seorang mantan komandan Angkatan Laut AS mengatakan, militer Iran memiliki armada kapal selam mini, yang sangat sulit dilacak dan dideteksi oleh AL Amerika Serikat.


"Kapal selam mini Iran adalah masalah besar bagi kami," tulis situs berita MinnPost mengutip keterangan pensiunan AL, Christopher Harmer, yang pernah menjabat sebagai direktur operasi masa depan Armada Kelima AS, yang berbasis di Bahrain, dari tahun 2008 sampai 2009.
 
"Mereka adalah ancaman bagi kami, karena mereka dapat menyebar di sepanjang Teluk Persia dan Laut Arab, dan itu sangat sulit bagi kita untuk melacak mereka," tambahnya.
 
Komandan Harmer mengatakan bahwa Angkatan Laut AS lebih terbiasa untuk melacak kapal besar – kapal selam kelas nuklir era Soviet – ini sesuatu yang diketahui oleh Iran.
 
"Mencari kapal selam kecil di perairan dangkal jauh lebih sulit, karena akustik sangat jauh lebih sulit, lebih kecil menjadikan lebih sedikit tingkat kebisingan," katanya.
 
Selama beberapa tahun terakhir, Iran telah membuat terobosan penting di sektor pertahanan dan mencapai swasembada dalam memproduksi peralatan dan sistem militer penting.

sumber : irib

Sunday, 8 July 2012

Militer Iran: “35 Basis Militer AS Dalam Jangkauan Rudal Kami!”


Iran memperingatkan bahwa "dalam hitungan menit" negeri itu bakal menggempur basis-basis militer AS di Timur Tengah beserta Israel dengan rudal-rudal mereka begitu diserang. Ini terkait dengan sinyalemen dari Israel dan AS, yang akan mengerahkan aksi militer bila masyarakat internasional tidak bisa membujuk Iran melucuti teknologi nuklirnya lewat meja perundingan.

Menurut kantor berita Reuters, peringatan itu dilontarkan Komandan Udara dari Korps Garda Revolusi Iran, Amir Ali Haji Zadeh, seperti yang dilaporkan media massa setempat Rabu kemarin. Iran pun pada hari itu memperpanjang sehari ujicoba penembakan rudal balistik mereka.

"Basis-basis (AS) ini masuk dalam jangkauan rudal kami, dan wilayah pendudukan (Israel) sasaran empuk kami juga," kata Zadeh, yang dikutip kantor berita Iran, Fars. "Kami telah mempertimbangkan pendirian basis-basis dan pengerahan rudal untuk menghancurkan semua basis dalam hitungan menit begitu ada serangan (ke Iran)," lanjut Zadeh.

Dia tidak menyebut secara rinci pangkalan AS mana saja yang menjadi target rudal Iran. Namun Zadeh mengungkapkan 35 basis militer AS berada dalam jangkauan rudal Iran, yang mampu menjelajah hingga 2.000 km.

AS selama ini menempatkan pangkalan militer di beberapa negara Timur Tengah dan sekitarnya, seperti di Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Turki. Washington pun memiliki sekitar sepuluh basis tambahan di Afganistan dan Kyrgyzstan.

Sebelumnya, Israel sudah mengisyaratkan bakal menyerang Iran bila jalan diplomasi gagal memaksa Teheran melucuti teknologi nuklirnya. AS juga mengemukakan bahwa aksi militer bisa menjadi pilihan terakhir, namun sejauh ini baru menerapkan tekanan diplomatik dan penerapan sanksi ekonomi dan keuangan atas Iran.

Pemerintah Iran berkali-kali menyatakan tidak mau melucuti teknologi nuklir karena berguna untuk tujuan damai, seperti kepentingan riset dan pembangkit listrik. Namun, AS dan Israel serta negara-negara Barat lain - yang juga pemilik senjata nuklir - curiga Iran mengembangkan teknologi itu untuk membuat senjata penghancur massal.
 
sumberh : atjehcyber

Thursday, 5 July 2012

Militer Iran Produksi Rudal dengan Kecepatan Tinggi

Seorang komandan senior Republik Islam Iran mengatakan, dalam waktu dekat Tehran akan mengenalkan rudal balistik baru dengan kecepatan tinggi.


 Brigjen Amir Ali Hajizadeh, Komandan Pasukan Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) divisi aerospace  pada Ahad (1/7), menandaskan, dalam waktu dekat, Iran akan memperkenalkan sebuah rudal balistik baru dengan jangkauan 300 kilometer dan mampu bergerak cepat lebih dari tiga kali kecepatan suara.

Ia menambahkan, rudal tersebut memiliki kapasitas untuk menargetkan perisai pertahanan dan sistem radar serta dapat menghancurkan sistem anti-rudal Israel yang dikenal sebagai Iron Dome (Kubah Besi).


Rezim Zionis Israel berulang kali mengancam akan menyerang Iran dengan dalih tuduhan Barat bahwa ada penyelewengan dalam program nuklir Tehran.


Tehran membantah tuduhan tersebut, dengan alasan bahwa sebagai penandatangan Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT) dan anggota Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Iran berhak untuk mengembangkan dan memperoleh teknologi nuklir demi tujuan sipil. (IRIB Indonesia/RA)

sumber : irib

Militer Iran Ungkap Temuan Baru Pesawat Siluman AS

Menteri Pertahanan Iran Jenderal Ahmad Vahidi mengatakan, Iran telah memperoleh akses ke rincian baru dari pesawat tanpa awak Amerika Serikat RQ-170, yang dibajak tahun lalu.


Dia mengatakan, pembedahan sedang dilakukan terhadap pesawat tanpa awak AS untuk memperoleh informasi baru dan data teknis. Namun, kami tidak punya rencana untuk merilisnya ke publik. Demikian dilaporkan IRNA, Ahad (1/7).
 
Berbicara tentang protes Iran kepada Rusia karena penolakan Moskow untuk menyerahkan sistem pertahanan rudal S-300 ke Tehran, Vahidi menuturkan, badan-badan hukum internasional sedang mempelajari kasus ini dan sebuah kewajaran jika membutuhkan waktu lama bagi institusi internasional.
 
Pada kesempatan itu, Vahidi juga menyinggung masalah keamanan di Teluk Persia dan mengatakan, Iran sejauh ini menjadi satu-satunya penjamin keamanan di kawasan itu dan akan menghadapi semua pihak yang membahayakan perairan tersebut.
 
Vahidi mencatat bahwa Iran sangat sensitif terhadap Selat Hormuz dan memantau dengan teliti atas setiap perkembangan di sana. (IRIB Indonesia/RM/MF)

sumber : irib

Saturday, 23 June 2012

Segera, Militer Iran Keluarkan 10 Kapal Tempur Baru

Wakil Panglima Angkatan Laut Republik Islam Iran urusan teknis, Laksamana Madya Abbas Zamini mengkonfirmasikan produksi dan pelengkapan 10 armada kapal tempur baru domestik menyusul produksi kapal perusak Jamaran dan Velayat.


Abbas Zamini dalam wawancaranya dengan Fars News (19/6), menyinggung kemampuan industri angkatan laut negara ini dalam mendesain dan memproduksi berbagai jenis kapal perusak baru dan berbagai jenis kapal pelucur roket dan mengatakan, kapal-kapal perusak baru itu merupakan bagian dalam proyek Moujeh 1 (Gelombang 1) dan dalam proyek Moujeh 2 (Gelombang 2) kapal perusak Velayat tengah diproduksi di kompleks indukstri  maritim Syahid  Tamjidi di Bandar Anzali yang prosesnya telah mencapai 70 persen.

Lebih lanjut Zamini mengataan, "Selain itu, tengah diproduksi pula berbagai kapal perusak baru tipe Mouj dan Sina yang masuk dalam proyek Moujeh 3 dan 4."
 
Kapal perusak berikutnya adalah Sahand yang akan diproduksi dalam proyek Moujeh 5 yang menurut rencana akan diselesaikan hingga tahun ini.
 
Zamini juga menyinggung produksi berbagai kapal perusak tipe Sina dalam proyek Moujeh 1, 2, dan 3, yang sedang dalam proses dan menurut rencana akan diproduksi kapal Peykan, Joushan, Darafsh. 
 
Kapal perusak tipe Sina 4, 5, 6, dan tujuh sedang dalam tahap desain dan persiapan produksi.
 
Di akhir pernyataannya, Zamini mengatakan, kapal perusak Sahand dan Sina 7  akan selesai diproduksi hingga akhir tahun ini.
 
sumber : irib

Sunday, 17 June 2012

Militer Iran Akan Segera Luncurkan Pesawat Tanpa Awak Baru Produksi Domestik

Direktur Manajer Organisasi Industri Penerbangan Departemen Pertahanan Iran, Manouchehr Manteqi, kembali menekankan kemampuan Iran dalam memproduksi pesawat tanpa awak (UAV), dan menegaskan bahwa pesawat tersebut dapat terbang mengelilingi angkasa negara ini.


Hal itu dikemukakan Ahad (10/6) oleh Manteqi di Tehran seraya mengatakan bahwa hingga akhir tahun ini kalender Persia (mulai 20 Maret) pesawat tersebut dapat diterbangkan ke berbagai titik manapun di Iran.
 
Dalam beberapa tahun terakhir, Iran telah mengembangkan sejumlah varian dari pesawat tanpa awak Ababil produksi domestik, termasuk pesawat taktis Ababil-5 untuk misi pengintaian dan pengawasan jarak menengah, Ababil-T untuk misi serangan jarak pendek atau menengah, dan juga varian Ababil-B dan Ababil-S.
 
Sebelumnya, Menteri Pertahanan Iran, Brigadir Jenderal Ahmad Vahidi, ketika berbicara kepada wartawan setelah pertemuan kabinet di ibukota pada tanggal 29 Januari lalu mengatakan bahwa Republik Islam akan segera meluncurkan sebuah pesawat pengintai laut baru produksi domestik.
 
Pesawat patroli maritim baru itu memiliki durasi penerbangan tinggi, dan dapat digunakan untuk mengawasi penuh seluruh wilayah maritim Iran melalui radar optik dan sistem kapal selam.
 
Dalam beberapa tahun terakhir, Iran telah meraih terobosan besar di bidang pertahanan dan bahkan telah mencapai kemandirian dalam produksi perangkat keras militer penting dan sistem pertahanan.
 
Iran berulang kali meyakinkan negara-negara lain, khususnya negara tetangga di kawasan, bahwa kekuatan militernya bukan ancaman bagi negara-negara lain mengingat doktrin pertahanan Republik Islam semata-mata berdasarkan pada prinsip pencegahan

sumber : irib

Thursday, 14 June 2012

militer Iran akan Memproduksi Kapal Selam Bertenaga Nuklir

Wakil Panglima Angkatan Laut Iran meyatakan Republik Islam telah mengambil langkah-langkah awal untuk memproduksi kapal selama domestik pertama bertenaga nuklir.


Dalam wawancara dengan Fars News Selasa (12/6), Laksamana Abbas Zamini menyinggung rencana Angkatan Laut Iran untuk memproduksi kapal selam super-berat berbahan bakar nuklir dan mengatakan, "Mengingat kami memiliki teknologi nuklir damai, oleh karena itu kami juga dapat mencantumkan produksi sistem propulsi untuk kapal selam nuklir dalam agenda kami."
 
Zamini menyatakan optimisme bahwa Angkatan Laut Iran akan menggunakan kapal selam bertenaga nuklir itu dalam waktu dekat dan menambahkan, "Tentu setiap negara memiliki hak untuk menggunakan teknologi nuklir damai dalam sistem propulsi kapal."
 
Iran berulang kali menekankan bahwa sebagai penandatangan Traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT) dan anggota Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Republik Islam berhak mengembangkan dan menikmati teknologi nuklir untuk tujuan damai.
 
Pejabat militer Iran ini menegaskan pula bahwa produksi kapal selam berbobot 18.750 ton bertenaga nuklir itu membutuhkan 12 juta jam kerja dan satu juta keping perlengkapan.
 
Zamini menegaskan kembali tekad Angkatan Laut Iran untuk meningkatkan kehadirannya di perairan internasional dan mengatakan bahwa sistem propulsi nuklir akan membantu Iran dalam mencapai tujuan itu.
 
Dalam beberapa tahun terakhir, Iran mencapai prestasi besar di bidang pertahanan dan bahkan telah mandiri dalam memproduksi perangkat keras militer penting dan sistem pertahanan.
 
Meski demikian, Iran berulang kali meyakinkan negara-negara lain khususnya negara jiran bahwa kekuatan militernya bukan ancaman bagi pihak lain, mengingat doktrin pertahanan Republik Islam didasarkan pada prinsip pencegahan.
 
Sementara itu, Angkatan Laut Iran juga telah melipatgandakan kehadiran armada lautnya di perairan internasional sejak tahun lalu, dengan mengerahkan kapal ke Samudera Hindia dan dua kapal melintasi Terusan Suez menuju Mediterania untuk pertama kalinya pada Februari 2011

sumber : irib

Tuesday, 29 May 2012

Militer Iran Siapkan Kapal Destroyer Baru

Komandan Angkatan Laut Iran, Laksamana Habibollah Sayyari menyatakan Iran sedang membangun kapal perusak baru


Laksamana Sayyari Sabtu (26/5) mengatakan angkatan laut Iran memproduksi kapal perusak yang lebih maju dan canggih daripada produk sebelumnya Jamaran, yang diproduksi sebagai bagian dari rencana lebih luas untuk meningkatkan kekuatan armadanya di perairan internasional.
Dia mencatat bahwa angkatan laut Iran memulai program swasembada di bidang produksi sistem peralatan militer setelah kemenangan Revolusi Islam tahun 1979.
 
Angkatan Laut Iran meluncurkan destroyer Jamaran pertama di perairan Teluk Persia pada Februari 2010. Kapal perusak itu berhasil menyelesaikan misi internasionalnya yang pertama pada tanggal 18 Desember setelah melakukan kontra pembajakan di Teluk Aden.

Kapal perusak berkekuatan 1.420 ton itu merupakan bagian dari armada 16 kapal perang Iran yang dilengkapi dengan radar modern dan kemampuan perang elektronik.

Kapal perang dengan kecepatan tertinggi hingga 30 knot, dan dilengkapi helipad itu memiliki sistem teknologi canggih anti-pesawat, anti kapal permukaan dan anti bawah permukaan. Kapal juga telah dilengkapi dengan meriam dan torpedo laut.

Angkatan Laut Iran melakukan patroli di Teluk Aden sejak November 2008 untuk menjaga kapal dagang dan kapal tanker minyak yang dimiliki atau disewa oleh Iran maupun negara lain. (IRIB Indonesia/PH)

sumber : irib 

Friday, 25 May 2012

Militer Iran perkenalkan Helikopter Generasi Baru Kobra

Wakil Panglima Angkatan Darat Iran, Jenderal Kiyumars Heydari mengkonfirmasikan penggunaan helikopter Kobra produksi domestik dalam sebuah manuver udara khusus.


Heydari dalam wawancaranya dengan Fars News (23/5) mengatakan bahwa manuver tersebut akan digelar dalam waktu dekat dan akan menjadi "festival swasembada militer Iran di bidang produksi helikopter." Ditambahkannya, "Angkatan Udara Iran sebelumnya sangat bergantung pada negara-negara produsen helikopter, akan tetapi berkat kerja keras para pakar dalam negeri, ketergantungan tersebut telah diakhiri secara total dan kami dengan mengandalkan kemampuan dalam negeri mampu menangani seluruh proses dalam perawatan dan reparasi helikopter."
 
Heydari juga menegaskan bahwa dalam manuver mendatang helikopter tempur produksi domestik pertama akan dikerahkan untuk pertama kalinya yang akan dilengkapi dengan berbagai senjata termasuk roket.
 
Menyinggung berbagai keunggulan helikopter tersebut, Heydari mengatakan, "Helikopter tempur itu merupakan generasi baru dari tipe 209 atau Kobra yang dilengkapi dengan berbagai senjata dan roket produksi domestik."
 
Seluruh proses desain dan produksi helikopter tersebut dilakukan di dalam negeri dan bahkan di sebagian sisi, helikopter ini memiliki kinerja lebih baik dari helikopter Apache.

sumber : irib