Showing posts with label teknologi. Show all posts
Showing posts with label teknologi. Show all posts
Wednesday, 7 October 2015
Pilih mana bbm vs whatsapp??
Perkembangan teknologi informasi dewasa ini sangat-sangatlah cepat, khususnya dalam dunia gadget. Komunikasi sosial media yang ditawarkanpun beragam, aplikasi yang tersedia banyak seperti whatsapp, bbm, line dsb. Namun diartikel ini penulis batasi pada dua sosmed yang paling sering penulis temui, yaitu whatsapp (wa) dan black berry message (bbm)
Sebelum tahun 2014 BBM selalu merajai dunia perchatingan karena
kemudahan penggunaannya, maka sejak tahun 2015, bbm mulai kehilangan
pamornya. BBM sempat membuat kejutan di akhir tahun 2013 dengan mulai
memasuki pasar Android dan IPhone. Walaupun tentu saja hal itu
disebabkan menurunnya penjualan handset blackberry. Dan semenjak itu
rating aplikasi ini terus menanjak naik di daftar aplikasi messenger
yang diunduh oleh pengguna handset khususnya Android.
Namun itu tidak berlangsung lama. Pesaing pun mulai berdatangan. Salah
satunya adalah Whatsapp. Sejak dibeli oleh Facebook pada awal tahun
2014, Whatsapp terus menunjukkan perubahan yang signifikan. Kini sangat
terasa sekali bagaimana mudahnya memakai Whatsapp, walaupun tidak gratis
sepanjang masa, namun kemudahan yang ditawarkan membuat pengguna
memilih untuk membayar sebesar 0.99 USD pertahun untuk tetap menggunakan
aplikasi ini.
Jika dibandingkan, memang Whatsapp lebih ringan dibandingkan dengan BBM
di Android. Tampilan Whatsapp yang terkesan bersih dan simpel, membuat
kita nyaman menggunakannya. Apalagi di masa 2015 ini, dimana tren desain
aplikasi mobile dibuat sebersih dan seminimal mungkin tanpa
meninggalkan kesan elegan. Flat Design (oleh Apple) dan Material Design
(oleh Google) membuat banyak aplikasi ikut menggunakan kedua desain ini.
Hal ini mungkin tidak terlalu terlihat di BBM, BBM masih setia dengan
tampilan lamanya, dan belum sepenuhnya beralih ke tampilan yang lebih
bersih. Penggunaan memori yang besar pada BBM juga sepertinya masih
masalah yang belum terselesaikan oleh developernya.
Namun itu bukan berarti BBM tak punya kelebihan. BBM punya banyak fitur
yang belum tersedia di Whatsapp. Selain itu juga, jika kita tidak ingin
membagikan no hp kita dan ingin menggunakan pin saja, maka BBM lah yang
menjadi pilihan yang utama.
Lalu sebenarnya mana yang paling banyak penggunanya...??? Dilansir dari statisca.com, data statistik Most Popular Global Mobile Messenger Apps pada bulan Maret 2015 menunjukkan bahwa BBM jauh ketinggalan dibanding dengan Whatsapp.
Jadi whatsapp atau bbm?
sumber : http://www.hstutorial.com/2015/05/statistik-pengguna-mobile-messenger.html
Tuesday, 6 October 2015
Apa itu .net framework dan kenapa kita membutuhkannya
Setelah artikel Cara mengaktifkan .NET Framework 3.5 pada windows 8 dengan mode online dan mode offline maka berikut ini penjelasan apa itu .net framework dan kenapa kita membutuhkannya
NET adalah kerangka pemrograman yang dibuat oleh Microsoft yang dapat digunakan pengembang software untuk membuat aplikasi lebih mudah . Kerangka pemograman adalah sekelompok kode yang dapat dipanggil programmer tanpa harus menuliskannya secara eksplisit.
Sistem operasi Ms. Windows merupakan sistem operasi yang penggunanya banyak, tidak mengherankan jika banyak programer memprogram baik itu software atau game yang kompatibel dengan sistem operasi ini, oleh karenanya .net framework sangat penting bagi programmer.
NET adalah kerangka pemrograman yang dibuat oleh Microsoft yang dapat digunakan pengembang software untuk membuat aplikasi lebih mudah . Kerangka pemograman adalah sekelompok kode yang dapat dipanggil programmer tanpa harus menuliskannya secara eksplisit.
Sistem operasi Ms. Windows merupakan sistem operasi yang penggunanya banyak, tidak mengherankan jika banyak programer memprogram baik itu software atau game yang kompatibel dengan sistem operasi ini, oleh karenanya .net framework sangat penting bagi programmer.
Sunday, 26 April 2015
Paytren, Alasan Yusuf Mansur Mendirikan Teknologi Transaksi (paytren)
Kita
mungkin teringat iklan bank beberapa tahun yang lalu, Tingkatkan terus
saldo Anda, semakin besar saldo anda di bank maka semakin besar peluang
untuk mendapatkan hadiah, hampir semua bank promosinya sama seperti itu.
Lalu bandingkan dengan promosi iklan bank saat ini. Apa yang ditawarkan
Bank? Tingakatkan terus transaksi Anda dan dapatkan poin undian
disetiap transaksi Anda. Kenapa bisa berubah seperti ini?
Dulu
beli pulsa HP hanya ada di counter Hanphone. Dulu bayar tagihan
listrik/telpon hanya bisa di kantor PLN/Telkom atau di loket pembayaran.
Sekarang semua bank melayani pembelian pulsa, bayar tagiahn
listrik/telpon, cicilan, dan lain-lain. Bahkan tidak hanya perbankan,
disetiap kita belanja di Minimarket atau Supermarket, Para pelayan tidak
pernah lupa untuk menawarkan sekalian pulsanya Pak? atau tokennya pak?
Itu telah menjadi prosedur wajib yang diterapkan, bahkan seandainya
mereka lupa menawarkan ada salah satu minimarket yang memberikan sanksi
keras terhadap pelannya. Tidak hanya beli pulsa, token listrik, tiket
kereta, atau bayar tagihan listrik, telkom, kartu kredit, cicilan dan
lain-lain pun sekarang bisa kita beli dari minimarket yang jaringannya
tersebar luas diseluruh Indonesia itu.
Anda
dari dulu menjadi pelanggan mereka saja yang rutin memberikan untung
kepada bank, minimarket, atau perusahaan yang menjalankan bisnis ini.
Tanpa pernah memikirkan bagaimana cara mereka mendapatkan keuntungan
dari pembayaran tagihan rutin bulanan Anda.
Tahukah
Anda mengapa Bisnis Pembayaran yang keuntungannya hanya beberapa ribu
rupiah itu, kini Bank, Minimarket, maupun perusahaan lain pun mulai ikut
ambil bagian?
Berdasarkan
data Bank Indonesia tahun 2007, transaksi pembayaran / micro-payment di
Indonesia itu mencapai Rp 270 Triliun Rupiah dan diperkirakan meningkat
5-10% per tahun (sekitar Rp 340 Triliun ditahun 2010). Dan pada tahun
2013 sudah lebih dari 400 Triliun Rupiah.
Bisnis pembayaran memiliki umur (life-cycle) yang
panjang dan akan terus meningkat dari waktu ke waktu. Bahkan sekarang
sudah menjadi bagian dari keperluan pokok setiap rumah tangga. Setiap
hari, TRILIUNAN Rupiah berterbaran di sekitar Anda
tanpa bisa merasakan keuntungannya. Anda hanya sebagai pembeli atau
customer saja. Siapa yang mendapatkan keuntungan tersebut?
Berapa
uang yang Anda keluarkan untuk membeli pulsa HP, bayar listrik,
telepon, cicilan, kartu kredit dan lain-lain. Itu baru Anda sendiri.
Bagaimana dengan keluarga, dan tetangga Anda? Kira-kira berapa besar
uang yang dikeluarkan setiap bulannya? Selain
dari itu, Anda mungkin sering melakukan transaksi tersebut, kalau
dikalkulasi berapa besar biaya yang bisa anda keluarkan untuk sekedar
melakukan transaksi? Berapa banyak waktu yang terbuang hanya sekedar
melakukan transaksi? Dan juga berapa banyak tenaga yang anda keluarkan?
Semua itu jika kita kalkulasikan dalam rupiah baik sebulan atau setahun
mungkin terhitung besar juga. Walaupun sekarang di perbankan Anda
fasilitas untuk mempermudah transaksi, tetapi kan dikenakan biaya
transaksi dan biaya setiap bulannya yang dibebankan kepada para
customernya. Apakah selamanya mau menjadi customer mereka, tanpa pernah
bertindak untuk lepas dari ketergantungan itu. Siapa yang mengeruk keuntungan dari bisnis ini? Mereka adalah bank atau perusahaan yang rata-rata sudah menjadi milik asing.
Telah hadir gagasan dari Ustadz Yusuf Mansur yang dimana melakukan transaksi itu semua hanya menggunakan Gadget atau Handphone dengan sistem perangkat lunak yang bernama PayTren. PayTren ini sangat praktis, kita bisa melakukan aktivitas transaksi kita hanya menggunakan Handphone / Gadget sehingga lebih praktis, hemat biaya, waktu, dan tenaga. Dan kelebihan disetiap transaksi menggunakan PayTren yaitu disetiap transaksi akan diberikan Cashback bukan lagi menjadi biaya yang dibebankan kepada pengguna PayTren. Kalau sudah menggunakan PayTren,
mungkin bisa dibandingkan dengan kebiasaan kita yang harus melakukan
pembayaran konvensional ataupun melalui perbankan, akan banyak rupiah
yang bisa kita hemat, belum lagi dari Cashback transaksi yang diberikan
dengan menggunakan PayTren. Dari pada kita menjadi pelanggan perusaah atau lembaga yang terus mengeruk keuntungan dari masyarakat, bersama Ustadz Yusuf Mansur keuntungan PayTren dibagikan bersama melalui Cashback.
Maukah tetap menjadi pelanggan mereka? Atau mengaktivasikan PayTren (Teknologi Transaksi) di Handphone atau Smartphone dari Ustadz Yusuf Mansur dan menghasilkan uang bersama? Tentungya menggunakan atau tidak menggunakan PayTren,
kita pasti akan selalu bertransaksi dan melakukan bayar-bayar tagihan
seperti dijelaskan diatas, apalagi seiring perkembangan teknologi setiap
orang akan membutuhkan fasilitas transaksi yang lebih praktis, seperti PayTren.
Maka dari itu Ustadz Yusuf Mansur mendirikan PT Veritra Sentosa Internasional (TRENI) dengan Brand bernama PayTren. Beliau ingin keuntungan keuntungan besar ini bisa dinikmati rakyat Indonesia tidak hanya kalangan tertentu saja
Mari bergabung dikomunitas yang insyaAllah penuh berkah ini
Untuk lebih jelasnya kunjungi web paytren. Info lebih lanjut bisa sms/wa : 085643081629, atau pin bb : 52500502
Wednesday, 2 April 2014
R-80, Pesawat Rancangan Habibi yang Lebih canggih Dari N250
Presiden ke-3 Republik
Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie atau yang akrab disapa BJ Habibie
meluncurkan buku barunya yang berjudul Tak Boleh Lelah dan Kalah.
Peluncuran buku tersebut dilakukan di Gedung Bank Indonesia, Thamrin, Jakarta. Dalam sambutannya, BJ Habibie menyebutkan bahwa buku berjudul Tak Boleh Lelah dan Kalah mengacu pada pengalaman hidupnya.
Salah satunya adalah curahan hati saat PT Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN) yang selanjutnya berganti nama menjadi PT Dirgantara Indonesia (PTDI) harus ditutup pada 2002.
Meski begitu, BJ Habibie menekankan bahwa dirinya akan melanjutkan keberlangsungan PTDI, yang telah mendapatkan momen kebangkitan pada awal 2012 lalu.
"PTDI akan saya lanjutkan dengan produksi pesawat yang lebih canggih dari N250. Saya dengan tim sedang merekayasa sebuah pesawat bernama R-80 yang dalam satu tahun lagi akan kami persiapkan supaya bisa mengudara pada 2017," ujar Habibie di Gedung BI, Jakarta, Selasa (1/4/2014).
Pesawat R-80 ini memiliki makna R dari kata Regional dan 80 adalah jumlah penumpang pesawat tersebut. Kelebihan pesawat dengan teknologi anyar ini adalah memiliki baling-baling yang dapat menentukan antara angin yang dingin dan angin panas yang berasal dari engine atau mesin.
Gunanya adalah terjadi campuran angin dingin dan angin panas sehingga bisa mendapatkan kecepatan yang lebih tinggi. Campuran angin dingin dan angin panas itu disebut bypass ratio.
Semakin tinggi bypass ratio yang dimiliki, energi bahan bakar yang digunakan semakin irit.
"Airbus atau Boeing punya bypass ratio 12, semakin sedikit bypass ratio, maka makin sedikit tingkat efisiensi bahan bakarnya. R-80 memiliki bypass ratio 40, sasarannya kurang lebih 30 persen konsumsi bahan bakarnya lebih irit, lebih efisien," ujar Habibie.
Produksi pesawat terbang R-80 akan dilakukan oleh PT Dirgantara Indonesia. Produksi proyek pesawat ini diharapkan akan mampu mendongkrak nasionalisme rakyat Indonesia, berjalan lancar. "Saat ini saya sedang mempersiapkan ini bisa terbang tahun 2017. Yang bikin nanti Dirgantara Indonesia," kata Habibie.
sumber : http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2014/04/02/0725391/Ini.Kelebihan.Pesawat.Baru.Racikan.Habibie
Peluncuran buku tersebut dilakukan di Gedung Bank Indonesia, Thamrin, Jakarta. Dalam sambutannya, BJ Habibie menyebutkan bahwa buku berjudul Tak Boleh Lelah dan Kalah mengacu pada pengalaman hidupnya.
Salah satunya adalah curahan hati saat PT Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN) yang selanjutnya berganti nama menjadi PT Dirgantara Indonesia (PTDI) harus ditutup pada 2002.
Meski begitu, BJ Habibie menekankan bahwa dirinya akan melanjutkan keberlangsungan PTDI, yang telah mendapatkan momen kebangkitan pada awal 2012 lalu.
"PTDI akan saya lanjutkan dengan produksi pesawat yang lebih canggih dari N250. Saya dengan tim sedang merekayasa sebuah pesawat bernama R-80 yang dalam satu tahun lagi akan kami persiapkan supaya bisa mengudara pada 2017," ujar Habibie di Gedung BI, Jakarta, Selasa (1/4/2014).
Pesawat R-80 ini memiliki makna R dari kata Regional dan 80 adalah jumlah penumpang pesawat tersebut. Kelebihan pesawat dengan teknologi anyar ini adalah memiliki baling-baling yang dapat menentukan antara angin yang dingin dan angin panas yang berasal dari engine atau mesin.
Gunanya adalah terjadi campuran angin dingin dan angin panas sehingga bisa mendapatkan kecepatan yang lebih tinggi. Campuran angin dingin dan angin panas itu disebut bypass ratio.
Semakin tinggi bypass ratio yang dimiliki, energi bahan bakar yang digunakan semakin irit.
"Airbus atau Boeing punya bypass ratio 12, semakin sedikit bypass ratio, maka makin sedikit tingkat efisiensi bahan bakarnya. R-80 memiliki bypass ratio 40, sasarannya kurang lebih 30 persen konsumsi bahan bakarnya lebih irit, lebih efisien," ujar Habibie.
Produksi pesawat terbang R-80 akan dilakukan oleh PT Dirgantara Indonesia. Produksi proyek pesawat ini diharapkan akan mampu mendongkrak nasionalisme rakyat Indonesia, berjalan lancar. "Saat ini saya sedang mempersiapkan ini bisa terbang tahun 2017. Yang bikin nanti Dirgantara Indonesia," kata Habibie.
sumber : http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2014/04/02/0725391/Ini.Kelebihan.Pesawat.Baru.Racikan.Habibie
Friday, 28 March 2014
Inilah Fungsi Tuas Tambahan kecil di setang kiri MotoGP
Bro sekalian, seperti pernah di post oleh Crash.net
bahwa ada tambahan tuas kecil di setang kiri beberapa motor di MotoGP
seperti pada Motor M1 Lorenzo- Rossi begitu juga di RC213V nya Marquez,
Pedrosa, Bradl, Bautista ini jelas menimbulkan banyak keingin tahuan
kita . . . itu Tuas apa dan Fungsinya Buat apa?
Lho Ada Hubungannya dengan SSG . . . Gimana Model Hubungannya?
jadi Gini Untuk proses Pindah gear Konvensional kan polanya adalah 1 N 2 3 4 5 6 . . . Nah Pola ini bila diaplikasikan ke Seamless hearbox . . . Otomatis pengaruh SSG hanya terjadi saat pemindahan dari 2 ke 3 ke 4 ke 5 dan ke 6 tidak bisa diaplikasikan efectnya ke perpindahan dari 1 dan 2 karena harus melewati dulu gear N alias netral
Namun Pola N 1 2 3 4 5 6 ada negatifnya yakni saat rider down shift misalnya dari straight kenceng diatas 250 km/jam masuk ke R1 maka gear akan diturunkan . . . ada kemungkinan trus diturunkan dan mencapai gear N . .. kalo kejadian masuk ke Gear N atau Netral jelas berbahaya . . .nggak ada engine Brake, dan motor nggak bisa dikendalikan bisa nyelonong dan crash, impuls gerungan rpm mesin akan tinggi banget pun nggak sehat buat mesin dan membuat durabilitas berkurang . . . nah untuk mengantisipasi ini terjadi di ciptakanlah modifikasi tombol tersebut . . .
So . . . Tombol tersebut dibuat untuk membuat Transmisi motor masuk ke gear Neutral dan ini contohnya terjadi saat Rider masuk Pit . . . Bila tombol tersebut nggak diaktifkan maka perpindahan gear ganya bisa terjadi di angka 1 2 3 4 5 dan 6 dan nggak akan mungkin bisa masuk ke Neutral ( N ), cmiiw
Lho Motor Ducati GP14 nggak ada tombol ini mas bro? kan Ducati GP14 juga pake Seamless Gearbox? Yap Seperti yang tmcblog jelaskan diatas, dengan seamless gearbox pun bisa tanpa tombol tersebut, namun ya itu dia disinyalir model perpindahan gear di Ducati GP14 masih 1 N 2 3 4 5 6 , cmiiw Gimana bro, cukup kah penjelasannya, atau masih ada yang ditanyakan? Monggo . . . semoga berguna
sumber : http://tmcblog.com/2014/03/26/tuas-tambahan-kecil-di-setang-kiri-motogp-gunanya-buat-apa/
Friday, 21 March 2014
Wednesday, 12 March 2014
Empat Stasiun Kereta Api Tertua di Indonesia
Dibawah
kepemimpinan Gubernur Jenderal Hindia Belanda, Mr. L.A.J Baron Sloet van den
Beele, sejarah perkeretaapian di Indonesia dimulai dengan pencangkulan pertama
pembangunan jalan kereta api di desa Kemijen Semarang, Jumat tanggal 17 Juni
1864. Pembangunan transportasi kereta api diprakarsai oleh “Naamlooze
Venootschap Nederlandsch Indische Spoorweg Maatschappij” (NV. NISM) yang
dipimpin oleh Ir. J.P de Bordes.
Bentang
waktu yang lama tentunya banyak sekali pembangunan stasiun-stasiun yang menjadi
jalur perlintasan kereta pada masa tersebut. Sampai sekarang, ada beberapa yang
masih beroperasi sebagai jalur transportasi publik, angkutan barang, hanya
sebagai kereta wisata, atau bahkan dijadikan sebagai museum kereta api. Yang
menyedihkan, malah ada beberapa yang sudah tidak terawat, tidak dilestarikan
dan punah. Berikut daftar Stasiun Kereta Api Tertua di Indonesia:
1.
Stasiun Semarang Gudang / Tambaksari (1864)
Stasiun ini dibangun pada tanggal 16 Juni 1864 yang diresmikan oleh Gubernur Jenderal Baron Sloet van de Beele. Untuk pengoperasian rute ini, pemerintah Belanda menunjuk Nederlandsch Indische Spoorweg Maatschappij (NIS), salah satu markas NIS yang sekarang dikenal sebagai Gedung Lawang Sewu. Dan tepatnya pada 10 Agustus 1867 sebuah kereta meluncur untuk pertama kalinya di stasiun ini. Pembangunan stasiun ini merupakan cikal bakal perkebangan perkeretaapian di Indonesia hingga sekarang ini. Dampak dari pembangunan stasiun ini menjadikan Pulau Jawa menjadi ladang investor Belanda pada masa tersebut.
Stasiun ini dibangun pada tanggal 16 Juni 1864 yang diresmikan oleh Gubernur Jenderal Baron Sloet van de Beele. Untuk pengoperasian rute ini, pemerintah Belanda menunjuk Nederlandsch Indische Spoorweg Maatschappij (NIS), salah satu markas NIS yang sekarang dikenal sebagai Gedung Lawang Sewu. Dan tepatnya pada 10 Agustus 1867 sebuah kereta meluncur untuk pertama kalinya di stasiun ini. Pembangunan stasiun ini merupakan cikal bakal perkebangan perkeretaapian di Indonesia hingga sekarang ini. Dampak dari pembangunan stasiun ini menjadikan Pulau Jawa menjadi ladang investor Belanda pada masa tersebut.
2. Stasiun
Semarang Tawang (1868)
Pembangunan stasiun ini berselang empat tahun setelah selesainya pembangunan Stasiun Semarang Gudang / Tambaksari. Stasiun dengan kode SMT merupakan stasiun induk di wilayah Tanjung Mas, Semarang Utara, Kotamadya Semarang yang melayani kereta api eksekutif dan bisnis.
Pembangunan stasiun ini berselang empat tahun setelah selesainya pembangunan Stasiun Semarang Gudang / Tambaksari. Stasiun dengan kode SMT merupakan stasiun induk di wilayah Tanjung Mas, Semarang Utara, Kotamadya Semarang yang melayani kereta api eksekutif dan bisnis.
Stasiun ini
merupakan stasiun tertua kedua setelah Stasiun Semarang Gudang / Tambaksari
yang diresmikan tanggal 19 Juli 1868 untuk jalur Semarang Tawang ke Tanggung.
Jalur ini menggunakan lebar 1435 mm. Pada tahun 1873 jalur ini diperpanjang
hingga Stasiun Solo Balapan dan melanjut hingga Stasiun Lempuyangan di
Yogyakarta.
3. Stasiun
Lempuyangan Yogyakarta (1872)
Stasiun dengan kode LPN, +144 m, adalah stasiun tertua di Kota Gudeg melayani pemberhentian semua KA ekonomi yang melintasi Yogyakarta. Stasiun Lempuyangan beserta dengan rel yang membujur dari barat ke timur merupakan perbatasan antara Kecamatan Gondokusuman di utara dan Danurejan di selatan.
Stasiun dengan kode LPN, +144 m, adalah stasiun tertua di Kota Gudeg melayani pemberhentian semua KA ekonomi yang melintasi Yogyakarta. Stasiun Lempuyangan beserta dengan rel yang membujur dari barat ke timur merupakan perbatasan antara Kecamatan Gondokusuman di utara dan Danurejan di selatan.
Diresmikan
tanggal 2 Maret 1872 oleh Pemerintah Hindia Belanda, keberadaan Stasiun Lempuyangan pada saat itu memiliki arti penting bagi pertumbuhan dan
perkembangan perkeretaapian di Pulau Jawa. Pada saat itu stasiun ini melayani
rute Jogja – Semarang.
4.
Stasiun Buitenzorg /Bogor (1872)
Dibangun oleh BUMN perkeretaapian milik Pemerintah Belanda 1872 sebagai stasiun persinggahan terakhir jalur Batavia – Buitenzorg (Bogor-Jakarta) dan mulai beroperasional satu tahun setelah pembangunan stasiun ini. Dibangunnya Stasiun Bogor ini bertujuan untuk mempersingkat waktu perjalanan Batavia-Buitenzorg (Jakarta-Bogor) karena pada saat itu masih menggunakan kereta kuda sebagai transportasi utama melayani penumpang.
Dibangun oleh BUMN perkeretaapian milik Pemerintah Belanda 1872 sebagai stasiun persinggahan terakhir jalur Batavia – Buitenzorg (Bogor-Jakarta) dan mulai beroperasional satu tahun setelah pembangunan stasiun ini. Dibangunnya Stasiun Bogor ini bertujuan untuk mempersingkat waktu perjalanan Batavia-Buitenzorg (Jakarta-Bogor) karena pada saat itu masih menggunakan kereta kuda sebagai transportasi utama melayani penumpang.
Perkembangan
pesat pengguna kereta api jalur Batavia – Buitenzorg pada akhirnya di tahun
1881 dibangun stasiun baru dengan desain arsitektunya bergaya Eropa dan berlantai
dua dengan hiasan berbagai motif. Seperti geometrik awan, kaki-kaki singa dan
relung-relung bagian lantai. Sampai saat ini, Kusen pintu masuk dan jendelanya
masih dalam kondisi utuh dengan gaya khas. Lapangan yang ada didepannya yang
konon bernama Wilhemina Park.
Bangunan itu sendiri luasnya kurang lebih 5.955
m2 yang dibangun di areal lahan seluas 43.267 m2 lokasi tepatnya di Jalan Nyi
Raja Permas Kelurahan Cibogor Kecamatan Bogor Tengah. Salah satu ruangan di
stasiun ini terdapat prasasti yang didirikan pada 1881. Prasasti itu terbuat
dari marmer sebagai persembahan karyawan sebagai ucapan selamat pagi terhadap D
Marschalk yang memasuki masa pensiun atas jasanya mengembangkan perkeretaapian
di Pulau Jawa.
5. Stasiun
Ambarawa (1873)
Stasiun ini sekarang berfungsi sebagai Museum Kereta Api Ambarawa yang banyak dikunjungi wisatawan pada akhir minggu dan musim liburan. Museum ini memiliki koleksi lengkap mengenai kelengkapan kereta api yang berjaya pada zamannya. Salah satu kereta api uap dengan lokomotif nomor B 2502 dan B 2503 buatan Maschinenfabriek Esslingen sampai sekarang masih dapat menjalankan aktivitas sebagai kereta api wisata.
Stasiun ini sekarang berfungsi sebagai Museum Kereta Api Ambarawa yang banyak dikunjungi wisatawan pada akhir minggu dan musim liburan. Museum ini memiliki koleksi lengkap mengenai kelengkapan kereta api yang berjaya pada zamannya. Salah satu kereta api uap dengan lokomotif nomor B 2502 dan B 2503 buatan Maschinenfabriek Esslingen sampai sekarang masih dapat menjalankan aktivitas sebagai kereta api wisata.
Kereta Api
dengan teknologi uap ini memilikii gerigi yang sangat unik, berfungsi untuk
memudahkan di jalan yang menanjak selain itu lokomotif ini merupakan salah satu
dari tiga yang masih tersisa di dunia (dua diantaranya ada di Swiss dan India).
Selain koleksi-koleksi unik tadi, masih dapat disaksikan berbagai macam jenis
lokomotif uap dari seri B, C, D hingga jenis CC yang paling besar (CC 5029,
Schweizerische Lokomotiv und Maschinenfabrik) di halaman museum.
Subscribe to:
Posts (Atom)

