Showing posts with label motogp. Show all posts
Showing posts with label motogp. Show all posts

Friday, 28 March 2014

Inilah Fungsi Tuas Tambahan kecil di setang kiri MotoGP


Bro sekalian, seperti pernah di post oleh Crash.net bahwa ada tambahan tuas kecil di setang kiri beberapa motor di MotoGP seperti pada Motor M1 Lorenzo- Rossi begitu juga di RC213V nya Marquez, Pedrosa, Bradl, Bautista  ini jelas menimbulkan banyak keingin tahuan kita . . . itu Tuas apa dan Fungsinya Buat apa?

Bisa jadi pula tuas ini ada di motornya Smith dan Pol espargaro. Oke untuk mencari jawaban ini, terpaksa TMCblog Blusukan nanya ke temen temen Jurnalis Internasional di Press Centre Losail Qatar kemarin. Penjelasannya mau tmcblog buat sistematik nih . . . Jadi Gini kita ambil dulu saja sinyalemen awalnya . . . Tuas ini hanya di pakai di Motor2 factory seperti M1 Lorenzo dan RC213V nya Marc . . . dan tidak ada di motor motor  priveter atau motor non Factory seperti Motornya Hayden dan Aleix . .  so  . . . ada sinyalemen bahwa tombol tersebut ada hubungannya dengan SSG atau Seamless gearbox.

Lho Ada Hubungannya dengan SSG  . . . Gimana Model Hubungannya?
jadi Gini Untuk proses Pindah gear Konvensional kan polanya adalah 1 N 2 3 4 5 6 . . . Nah Pola ini bila diaplikasikan ke Seamless hearbox . . . Otomatis pengaruh SSG hanya terjadi saat pemindahan dari 2 ke 3 ke 4 ke 5 dan ke 6 tidak bisa diaplikasikan efectnya ke perpindahan dari 1 dan 2 karena harus melewati dulu gear N alias netral


Untuk Mengoptimalisasi Seamless Gearbox, maka Pola perpindahan gear harus diubah menjadi N 1 2 3 4 5 6 (yap mirip gear motor bebek) .  . Pola ini akan membuat seamless gearbox mulai bekerja saat perpindahan dari 1 ke 2 dan ini bisa membuat banyak keuntungan terutama saat start, dan adalah Honda yang lebih dahulu mengaplikasikannya karena SSG ebih dahulu di aplikasikan di Repsol Honda  dan akhirnya terakhir pola ini pun digunakan oleh Yamaha factory racing . . .

Namun Pola N 1 2 3 4 5 6 ada negatifnya yakni saat rider down shift misalnya dari straight kenceng diatas 250 km/jam masuk ke R1 maka gear akan diturunkan . . . ada kemungkinan trus diturunkan dan mencapai gear N . .. kalo kejadian masuk ke Gear N atau Netral jelas berbahaya . . .nggak ada engine Brake, dan motor nggak bisa dikendalikan bisa nyelonong dan crash, impuls gerungan rpm mesin akan tinggi banget pun nggak sehat buat mesin dan membuat durabilitas berkurang  . . . nah untuk mengantisipasi ini terjadi di ciptakanlah modifikasi tombol tersebut . . .


So . . . Tombol tersebut dibuat untuk membuat Transmisi motor masuk ke gear Neutral dan ini contohnya terjadi saat Rider masuk Pit . . . Bila tombol tersebut nggak diaktifkan maka perpindahan gear ganya bisa terjadi di angka 1 2 3 4 5 dan 6 dan nggak akan mungkin bisa masuk ke Neutral ( N ), cmiiw

Lho Motor Ducati GP14 nggak ada tombol ini mas bro? kan Ducati GP14 juga pake Seamless Gearbox? Yap Seperti yang tmcblog jelaskan diatas, dengan seamless gearbox pun bisa tanpa tombol tersebut, namun ya itu dia disinyalir model perpindahan gear di Ducati GP14 masih 1 N 2 3 4 5 6 , cmiiw Gimana bro, cukup kah penjelasannya, atau masih ada yang ditanyakan? Monggo . . . semoga berguna

sumber : http://tmcblog.com/2014/03/26/tuas-tambahan-kecil-di-setang-kiri-motogp-gunanya-buat-apa/

Monday, 16 December 2013

Marquez Diprediksi Akan Mendominasi MotoGP Sampai Beberapa Musim

Marc Marquez sukses menjadi juara dunia MotoGP di musim debutnya. Dengan usia muda dan potensi yang dimiliki, dia diprediksi akan mendominasi balapan tersebut selama beberapa musim mendatang.

Meski harus menjalani duel dengan Jorge Lorenzo hingga balapan terakhir di Valencia, Marquez pada akhirnya tetap berhasil mengunci titel juara MotoGP musim 2013. Bukan cuma jadi kampiun pada musim debut, Marquez juga mencatatkan dirinya sebagai juara dunia MotoGP termuda sepanjang sejarah.

Penampilan impresif Marquez di musim ini dapat pujian dari banyak pihak. Yang terbaru adalah dari legenda balap asal Amerika Serikat Kenny Roberts, yang menyebut pemuda Spanyol itu akan mendominasi MotoGP selama beberapa musim.

"Dari apa yang saya lihat darinya di musim ini, dia adalah sosok yang luar biasa. Berdasarkan apa yang dia punya, bukan tidak mungkin dia bisa mendominasi olahraga tersebut saat ini," sahut Roberts di MCN.

Roberts mengaku sangat terkejut dengan penampilan Marquez di musim 2013. Terlepas dari sukses menjadi juara dunia, pemuda Spanyol itu tampil sangat konsisten dengan 16 kali finis di atas podium dari total 18 balapan. Dua kesempatan dia gagal naik podium adalah akibat kecelakaan di Italia dan diskualifikasi di Australia.

"Dari kemampuan yang dia punya, saya tidak melihat ada hal yang akan menghambatnya. Dia punya antusiasme terkait hal itu dan saya tidak melihat ada hal yang akan membuatnya kecewa dan menghentikannya mendominasi olahraga itu. Dia sangat antusias dan dia mencintai apa yang dia lakukan, itu adalah kombinasi yang sulit dikalahkan," lanjut juara dunia 500 cc musim 1978, 1979, dan 1980 itu.


sumber : detik.com