Showing posts with label kantong asi. Show all posts
Showing posts with label kantong asi. Show all posts
Monday, 21 March 2016
Cara memperbanyak ASI Perah
Produksi ASI akan disesuaikan dengan kebutuhan bayi anda. Ketika ASI
kosong maka akan mengirimkan respon pada tubuh untuk membuat lebih
banyak ASI.
Berikut ini adalah cara memperbanyak ASI yang dapat dilakukan ibu untuk menunjang tumbuh kembang anak anda :
sumber : http://bidanku.com/cara-memperbanyak-asi
Berikut ini adalah cara memperbanyak ASI yang dapat dilakukan ibu untuk menunjang tumbuh kembang anak anda :
- Berikan ASI sesering mungkin, meskipun ASI tidak begitu banyak akan tetapi dengan cara merangsang produksi ASI maka akan meningkat. Anda dapat meningkatkan frekuensi menyusui bayi atau dengan memerah ASI. Semakin sering penyaluran ASI maka akan meningkatkan produksi ASI secara alamiah.
- Anda dapat memberikan kesempatan bayi anda untuk mengkonsumsi ASI dalam waktu lama. Tujuan dari cara ini adalah untuk mengosongkan ASI yang telah diproduksi sehingga merespon produksi ASI selanjutnya. Inilah sebabnya anda tidak perlu membuat jadwal menyusui bayi melainkan memberikan saat bayi anda memerlukan.
- Berikan ASI bergantian sehingga bayi tidak bosan dengan bagian kiri atau kanan saja. Bayi akan menyesuaikan dengan cara menghisap. Sebenarnya fungsi utama yaitu mengalirkan ASI, sehingga ASI yang sudah diproduksi sebaiknya di alirkan dan ASI akan diproduksi kembali.
- Pijatan yang benar dan tepat akan membantu dalam memperbanyak ASI. Pemijatan dapat dilakukan dari bagian pangkal buah dada kemudian tekan dinding dada dengan menggunakan kedua jari. Selanjutnya anda dapat melakukan gerakan melingkar pada bagian payudara selama beberapa detik lanjutkan dengan memindahkan jari pada daerah berikutnya. Anda dapat mengarahkan pijatan dengan memutar atau radial menuju bagian puting. Kemudian kepalkan tangan untuk memberikan tekanan pada masing masing jari.
- Anda dapat memompa ASI setelah selesai menyusui apalagi bila anda merasa ASI masih banyak, anda dapat memompa buah dada dua sekaligus sehingga lebih menstimulasi produksi ASI dibandingkan apabila anda melakukan secara bergantian
- Buat suasana yang tenang dan relaks sehingga membuat bayi anda lebih lama menyusui. Anda dapat menciptakan kontak kulit dengan bayi sehingga ketika anda mengajak komunikasi atau membelainya akan memicu hormon oksitosin berperan dalam produksi ASI.
- Anda harus banyak mengkonsumsi air putih. Selain itu jus dari buah dan sayur segar dapat membatu memperbanyak ASI. Hindari merokok karena akan menghambat ASI dan memberikan pengaruh negatif dari bahan kimia yang berbahaya pada bayi. Begitu pula dengan makanan yang mengandung kafein yang akan menimbulkan pengaruh buruk pada bayi
- Rileks saat menyusui merupakan salah satu cara untuk memperbanyak ASI. Anda dapat mendukung psikologis yang dapat menentukan keberhasilan pemberian ASI. Stres akan berperan besar pada pemberian ASI sehingga menurunkan kemampuan alami dalam memproduksi ASI. Ibu menyusui dapat banyak istirahat untuk bisa memberikan ketenangan pada diri dan produksi ASI meningkat
- Terkadang sebagian orang tua yang cemas karena ASI yang tidak lancar diberikan susu formula. Padahal pemberian susu formula akan menyebabnya kondisi semakin tidak lancar. Bayi akan malas mendapatkan ASI bahkan beberapa kondisi menyebabkan bayi bingung puting. Inilah yang menyebabkan volume ASI berkurang karena respon dari bayi yang tidak maksimal.
sumber : http://bidanku.com/cara-memperbanyak-asi
Tuesday, 23 February 2016
Manfaat Kolostrum, Salah Satu Nutrisi Air Susu Ibu - ASI
http://lirilir-ambulan.blogspot.co.id/. Zat kolostrum adalah air susu kental yang keluar pertama kali setelah
proses melahirkan. Warnanya kekuningan. ‘Cairan emas’ ini diproduksi
mulai masa kehamilan hingga sekitar 2 minggu setelah melahirkan. Para
ahli menganjurkan sebisa mungkin bayi yang baru lahir mendapatkan
kolostrum mengingat manfaatnya yang sangat besar.
Apa manfaatnya untuk bayi sehingga sangat direkomendasikan para ahli?
Sebelum pertanyaan di atas anda jawab, berikut ini adalah manfaat yang diperoleh dari memberikan kolostrum:
Apa manfaatnya untuk bayi sehingga sangat direkomendasikan para ahli?
Sebelum pertanyaan di atas anda jawab, berikut ini adalah manfaat yang diperoleh dari memberikan kolostrum:
- Meningkatkan kekebalan bayi (antibodi) terhadap serangan penyakit yang mungkin terjadi pada periode perkembangan selanjutnya. Bahkan, kolostrum dapat mencegah bayi dari sindrom kematian mendadak (Sudden Infant Death Syndrome) hingga 22 persen. Di sisi lain, statistik kematian bayi karena sindrom ini adalah 87:3, di mana ada tiga bayi yang mati mendadak dari 87 bayi. Sindrom ini salah satunya disebabkan penundaan menyusui dini.
- Mengajarkan bayi untuk menyusu, melatih ibu terampil menyusui. Saat bayi lahir tidak serta merta dia bisa langsung menemukan puting susu ibunya. Dia masih perlu dibimbing dan diarahkan. Demikian juga sang ibu yang masih belum pernah menyusui sebelumnya. Di sinilah peran inisiatif menyusui sejak dini memiliki nilai penting. Di samping sebagai titik awal asupan nutrisi bayi, juga sebagai sarana pembelajaran bagi keduanya. Menyusui adalah keterampilan yang dapat dipelajari dan juga dilatih dengan dukungan sang ayah sebagai penunjang kesuksesannya.
- Mempengaruhi pertumbuhan sel-sel otaknya. Pada bayi yang baru lahir dikenal dengan istilah ‘golden age’, di mana periode ini terjadi pada 1.000 hari pertama sejak kehamilan hingga lahirnya bayi. Pada periode inilah perkembangan otaknya mengalami perkembangan yang sangat pesat (growth spurt), seperti semburan air dari dalam mulut. Terjadi sangat cepat dan pesat. Setelah itu akan kembali berkembang normal seperti biasanya di atas usia dua tahun.
- Untuk peremajaan tulang maupun penggantian sel kulit yang telah mati. Dalam kolostrum terdapat kandungan kalsium dan vitamin D serta vitamin C yang berfungsi terhadap penguatan tulang, khusunya pada usia 1-6 bulan pertama.
Sunday, 14 February 2016
Plastik asi untuk menyimpan asip?, berikut kelebihan dan kekurangannya
Bagi ibu yang sayang pada anaknya tentu saja pilihan yang paling baik adalah memberikan air susu ibu (asi) bagi sang buah hati, inilah susu terbaik buat bayi dibandingkan dengan susu sapi, susu soya dan lainnya. Berbagai penelitian medis membuktikan bahwa air susu ibulahyang paling cocok untuk tumbuh kembang, kesehatan serta kondisi sang buah hati
Untuk menyimpan asi perah ada beberapa pilihan, diantaranya menggunakan botol dan plastik asi. Berikut kelebihan dan kekurangan penyimpanan asi perah di plastik asi
Kelebihan
sumber : http://ceritamamaollie.blogspot.co.id/2012/09/wadah-asip-botol-kaca-ato-kantong.html
Untuk menyimpan asi perah ada beberapa pilihan, diantaranya menggunakan botol dan plastik asi. Berikut kelebihan dan kekurangan penyimpanan asi perah di plastik asi
Kelebihan
- Yang jadi alasan utama pake kantong ASIP karena dia ini gak makan tempat, sehingga praktis dibawa kemana-mana
- Karena penyimpanan dikulkasnya lebih mudah, jadi ga perlu pusing beli/sewa kulkas ato chiller baru untuk simpan ASIP...Hueeemaattt luar biasa...hehehe...Kalo sudah beku, kita bisa susun dia ato tumpuk-tumpuk
- Mudah cair...Jadi kalo turun dari freezer ke kulkas semalaman, bsok paginya udah cair...Jadi gampang dipanasin...
- Plastiknya udah steril...Jadi gak perlu lagi deh itu proses panjang ngebersihinnya...Tinggal pake ajah...
- Sealing mudah, gak takut tumpah ato bocor...catatan: kalo ini memang butuh ketelitian kita sih...
- Ga berat kayak botol kaca..
- Ga perlu kuatir kelamaan di jalan..Karena berdasarkan pengalamanku, kalo pake plastik itu kan bisa di taruh dengan cara lay bag flat kemudian di alasi dan ditiban dengan ice pack...
- Bisa langsung jadi wadah pumping...
- Jarang ada plastik yang bocor...
- Ada label ukuran dan tersedia tempat untuk menulis tanggal, waktu dan ukuran
- Kadang repot...Dari botol pumping pindah ke plastik...Dari plastik pindah ke botol lagi buat diangetin...
sumber : http://ceritamamaollie.blogspot.co.id/2012/09/wadah-asip-botol-kaca-ato-kantong.html
Labels:
air susu ibu,
asi,
asi perah,
asip,
baby,
bayi,
indonesia,
kantong asi,
kesehatan,
menyusui,
news
Subscribe to:
Posts (Atom)

